Cak Cak cak!!

jadi ceritanya gue desember yang lalu ikut kompetisi FESBUD UI 09(festifal budaya) gue dikasih tau sama temen kalo ada lomba fotografi di sana..gue meng iya kan buat ikut..kebetulan tema yang di kasih panitia tentang ragam budaya dalam potret..lumayan gue ada stock foto tentang itu..setelah ngobrol2 sama temen dan share tentang foto yang mau gue kumpulin ya uds gue semakin optimis ajah..

dan tibalah hari pengumuman pemenang..gw pertama di sms sama temen dan panitia kalo gue lolos sebagai salah satu pemenangnya..whuaaaa! gue kaget..seneng banget Alhamdulillah hehehe..hari itu kalo ga salah jumat pas banget sama hari kuliah..siangnya gue di suruh dateng ke fibUI buat ambil hadiahnya..cieee ciee haha! padahal gw jam 2 ada matkul fotografi y udah gue jam 12 kurang abis mata kuliah tipografi1 cabut deh..jumatan di jalan. bete beteee nuguiin acara pengumunan tibalah akhirnya...dan ternyata gue keluar sebagai juara favorit..hmmm y uds sih yang penting foto gue kepilih ini buat motivasi gue lagi.



dan ini kira2 deskripsi foto gue:

Foto ini di ambil di daerah pedesaan ubud bali, seorang pria tinggi besar dan terlihat garang, Cak Rini(baca: rine) beliau adalah seorang koreografer tarian kecak di ubud bali yang sangat tersohor, beliau mementaskan dengan penuh atraksi dan tempo yang sangat kuat. Tari Kecak ialah pertunjukan seni khas BALI yang diciptakan pada tahun 1930-an dan dimainkan terutama oleh laki-laki. Tarian ini dipertunjukkan oleh banyak (puluhan atau lebih) penari laki-laki yang duduk berbaris bertelanjang dada, melingkar dan dengan irama tertentu menyerukan "cak" dengan suara tinggi rendah , putus-putus dan mengangkat kedua lengan dengan penerangan obor menjadi begitu magis, menggambarkan kisah Ramayana saat barisan kera membantu Rama melawan Rahwana, tak jarang di temui pemain utama yang menjadi trance. Namun demikian, Kecak berasal dari ritual Sanghyang, yaitu tradisi tarian yang penarinya akan berada pada kondisi tidak sadar, melakukan komunikasi dengan Tuhan atau roh para leluhur dan kemudian menyampaikan harapan-harapannya kepada masyarakat.

Para penari yang duduk melingkar tersebut mengenakan kain kotak-kotak seperti papan catur melingkari pinggang mereka. Selain para penari itu, ada pula para penari lain yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana seperti Rhama, Shinta, Rahwana, Hanoman, dan Sugriwa.

Lagu tari Kecak diambil dari ritual tarian Sanghyang. Selain itu, tidak digunakan alat musik. Hanya digunakan kincringan yang dikenakan pada kaki penari yang memerankan tokoh-tokoh Ramayana.



0 komentar:

Poskan Komentar

 
A. Hadianto Enterprise © 2010 | Designed by Trucks, in collaboration with MW3, Broadway Tickets, and Distubed Tour